Text
TQM di Rumah Sakit: Penerapan dan Implikasinya terhadap Kinerja Kualitas
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) terhadap kinerja kualitas layanan di rumah sakit yang berlokasi di Kota Pekanbaru. Fokus penelitian diarahkan pada empat komponen utama TQM, yaitu Benchmarking, Pengembangan dan Pelatihan (Training and Development), Pengambilan Keputusan Berbasis Data (Data-Driven Decision Making), serta Keterlibatan Karyawan (Employee Engagement). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode survei yang melibatkan 100 responden terdiri dari tenaga medis, pihak manajemen, dan staf pendukung rumah sakit. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, sedangkan teknik analisis dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa variabel Employee Engagement dan Training and Development berpengaruh secara signifikan dan positif terhadap peningkatan kinerja kualitas. Sebaliknya, Benchmarking dan Data-Driven Decision Making belum menunjukkan kontribusi yang signifikan. Dengan demikian, keterlibatan aktif sumber daya manusia serta pengembangan kompetensi secara berkelanjutan terbukti memberikan dampak langsung terhadap mutu layanan rumah sakit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi peningkatan kualitas layanan akan lebih optimal apabila difokuskan pada penguatan peran SDM melalui pelatihan terstruktur dan keterlibatan organisasi yang tinggi.
No other version available