Text
PROPERTIES DAN KUAT DUKUNG BAHAN KAYU BAKAU SEBAGAI CERUCUK PERKUATAN TANAH PADA BANGUNAN HUNIAN TIGA LANTAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat fisik dan mekanik kayu bakau sebagai material cerucuk dalam perkuatan tanah pondasi bangunan gedung hunian tiga lantai. Pengujian dilakukan terhadap Kayu Bakau yang terdapat di daerah Tembilahan, Kabupaten Indra Giri Hilir, Provinsi Riau. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kadar air, berat jenis, kuat tekan sejajar serat, serta kuat lentur untuk mengetahui kelayakan kayu bakau sebagai elemen perkuatan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kayu bakau memiliki kadar air rata-rata 15,08%, kerapatan 1074,27 Kg/m³, berat jenis aktual sebesar 0,93%, kuat tekan sejajar serat mencapai 40,08 MPa, dan kuat lentur hingga 10,2 MPa serta modulus elastisitas masuk pada kode mutu kayu Fb E11 berdasarkan Tabel Mutu Kayu SNI 7973:2013. Sedangkan nilai rata-rata MOE hasil uji lentur mencapai 27.079,24 MPa yang termasuk kelas mutu >E25. Terdapat selisih sebesar 67% antara Modulus Elastisitas berdasarkan berat jenis dan Modulus Elastisitas berdasarkan uji kuat lentur. Hal tersebut menunjukkan bahwa estimasi MOE berdasarkan berat jenis memberikan nilai kekakuan yang lebih rendah dibandingkan pengujian langsung. Berdasarkan parameter mekanis tersebut, kapasitas dukung aksial bahan cerucuk kayu bakau adalah 201,33 KN, jauh melebihi kebutuhan beban bangunan hunian tiga lantai sebesar 0,64 KN. Sehingga kayu bakau dinyatakan memenuhi syarat teknis dan layak digunakan sebagai cerucuk pada tanah lunak.
No other version available