Text
PENGARUH BENTUK KAMPUH LAS PADA KEKUATAN SAMBUNGAN LAS ALUMINIUM SERI 6061
Pada proses penyambungan dengan pengelasan, variasi kampuh las dan penentuan parameter pengelasan menjadi faktor penting dalam menentukan sifat mekanik dan struktur mikro pada sambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kekuatan dari sifat mekanis pada setiap jenis sambungan dan perubahan struktur mikro pada material aluminium 6061 setelah dilakukan pengelasan menggunakan pengelasan GTAW dengan variasi kampuh yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, berdasarkan perlakuan yang diberikan oleh peneliti yaitu berupa pengelasan dengan menggunakan las GTAW pada aluminium 6061. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kampuh yang digunakan berpengaruh terhadap hasil kualitas dari sambungan las. Pengelasan GTAW dengan kampuh X dengan hasil yang maksimal memiliki rata-rata kekuatan luluh sebesar 149,7 MPa, kekuatan tarik sebesar 178,4 MPa dan keuletan sebesar 7,25 %. Pada pengujian bending didapatkan nilai kekuatan bending sebesar 420.85 MPa untuk kampuh I sedangkan pada kampuh X nilai kekuatan bending didapatkan 412.3 MPa. Untuk perubahan struktur mikro yang dihasilkan dari sambungan las aluminium 6061 menggunakan pengelasan GTAW, pada base metal, HAZ (Heat Affected Zone) memiliki struktur yang berbeda, namun pada kampuh I, V, dan X pada setiap area memiliki strukutur mikro yang hampir sama. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sambungan las aluminium 6061 menggunakan pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) kampuh X menghasilkan kualitas sambungan yang lebih baik daripada kampuh I dan kampuh V.
No other version available