Text
Pengaruh Financial Literacy, Financial Self-Efficacy dan Emotional Intelligene Terhadap Kinerja UMKM Pada Pusat Kuliner Raun-Raun Di Pekan Baru
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, UMKM di Provinsi Riau menjadi salah satu sektor unggulan yang diutamakan akan perkembangannya karena mampu menggerakkan perekonomian pada daerah, Usaha Kecil Mikro dan Menengah ( UMKM ) merupakan salah satu unsur kekuatan yang dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia, karena UMKM mampu mengurangi masalah kesenjangan antar golongan pendapatan dan antar pelaku usaha serta dapat memperluas lapangan pekerjaan. Dalam konteks UMKM di Pusat Kuliner Raun-Raun Kota Pekanbaru, hal ini terlihat dari kesulitan beberapa pelaku usaha dalam menyesuaikan strategi bisnis mereka dengan tren pasar yang terus berubah. Akibatnya, meskipun lokasi ini memiliki potensi ekonomi yang besar, banyak usaha yang gagal mencapai kinerja optimal karena kurangnya pemahaman dan penerapan literasi keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan pendekatan atau sifat penelitian tipe kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pelaku usaha kecil dan menengah yang berada di Pusat Kuliner Raun-Raun Pekanbaru, Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah total sampling, atau sampling jenuh adalah teknik pengambilan sampel yang menggunakan seluruh anggota populasi sebagai sampel. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 54 unit. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil variabel financial literacy, financial self-efficacy tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja UMKM, maka Ha ditolak dan Ho diterima dan emotional inteligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja UMKM, maka Ha diterima dan Ho ditolak.
No other version available