Text
Daya Hambat Beberapa Ekstrak Daun Tanaman Khas Rawa Gambut Terhadap Jamur Ganoderma boninense Secara In Vitro
Penelitian berjudul “Daya Hambat Beberapa Ekstrak Daun Tanaman Khas Rawa Gambut Terhadap Jamur Ganoderma Boninense Secara In Vitro”. Penelitan ini telah dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau, selama tiga bulan mulai dari bulan April Sampai Juli 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat beberapa ekstrak daun tanaman khas rawa gambut terhadap pertumbuhan jamur Ganoderma boninense. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 16 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan, sehingga diperoleh 48 satuan percobaan. Ekstrak daun yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun tanaman pulai, gerunggang, mahang, dan meranti dengan konsentrasi 0%, 3%, 6%, dan 9%. Parameter yang diamati adalah karakteristik makroskopis, laju pertumbuhan, diameter koloni, dan persentase daya hambat. Data dianalisis secara statistik dan dilanjutkan pada uji BNJ taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun tanaman khas rawa gambut secara umum mampu menghambat laju pertumbuhan, diameter koloni, dan persentase daya hambat (%) pada konsentrasi 9%. Namun pada semua parameter yang diamati penelitian ini memperoleh hasil daya hambat terbesar pada perlakuan ekstrak mahang dengan konsentrasi 6% (Ma2), yang mampu menghambat jamur Ganoderma boninense. Dengan demikian, ekstrak daun tanaman khas rawa gambut dapat dikembangkan menjadi biofungisida dalam menghambat pertumbuhan Ganoderma secara in-vitro.
No other version available