Text
Analisis Strategi Pemasaran Crude Palm Oil (CPO) pada PT. Sekarbumi Alamlestari Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
CPO merupakan komoditas strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis karakteristik pelaku usaha dan profil usaha PT. Sekarbumi Alamlestari; (2) mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran CPO; dan (3) memformulasikan strategi pemasaran CPO Metode yang digunakan adalah studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada PT. Sekarbumi Alamlestari, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Responden diplih dengan purposive. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dengan 25 responden manajemen dan tenaga kerja serta observasi lapangan. Data sekunder didukung oleh dokumen perusahaan dan laporan industri. Analisis kuantitatif meliputi perhitungan IFAS, EFAS, matriks SWOT, dan analisis PESTEL dari sisi produsen dan konsumen (distributor). Analisis kualitatif mendalami interpretasi temuan kuantitatif untuk menyusun rekomendasi strategis. Hasil IFAS menunjukkan kekuatan utama pada kualitas CPO (rating 4,76), akses pabrik strategis (4,44), dan efisiensi teknologi (4,64), sedangkan kelemahan terletak pada promosi (2,08) dan kurangnya tenaga ahli pemasaran (1,96). EFAS mengungkap peluang terbesar pada kapasitas tangki timbun importir (4,32) serta segmen pasar stabil (4,16), dan ancaman terbesarnya berupa persaingan produk substitusi (4,16) dan pendatang baru (4,08). Matriks menempatkan strategi W-O sebagai prioritas (skor 5,35). Analisis PESTEL produsen dan konsumen (distributor) mempertegas dominasi faktor ekonomi dan teknologi (rating 4,24) serta dukungan politik dan legal (4,12–4,20). Berdasarkan kerangka Generic Strategies David et al., Differentiation Strategy paling tepat, dengan fokus pada peningkatan mutu produk (sertifikasi RSPO, IP Grade), diversifikasi produk turunan, dan digitalisasi layanan purna jual. Rekomendasi meliputi penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan teknis dan pemasaran digital, optimalisasi sertifikasi keberlanjutan, serta pengembangan kemitraan strategis untuk memperluas jaringan distribusi. Implementasi strategi ini diharapkan meningkatkan daya saing dan keberlanjutan pemasaran CPO perusahaan.
No other version available