Text
Pengaruh Surfaktan AOS Pada Injeksi SP Untuk Peningkatan Perolehan Minyak di Lapangan X Menggunakan Simulator CMG
Penurunan produksi minyak di Lapangan X yang memiliki formasi sandstone menjadi tantangan utama dalam upaya meningkatkan efisiensi pemulihan minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi surfaktan AOS dan polimer HPAM dalam metode Enhanced Oil Recovery (EOR) terhadap peningkatan faktor pemulihan minyak. Pendekatan yang digunakan adalah simulasi reservoir dengan model Inverted 5-Spot menggunakan perangkat lunak CMG, di mana enam skenario injeksi dengan kombinasi konsentrasi surfaktan dan polimer yang berbeda dilakukan. Simulasi berlangsung selama 20 tahun, dimulai dengan injeksi air (waterflooding) selama 5 tahun, diikuti dengan injeksi surfaktan-polimer selama 3 tahun, dan sisa waktu digunakan untuk produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa injeksi kombinasi surfaktan AOS 0,3 wt% dan polimer HPAM 1200 ppm dapat meningkatkan faktor pemulihan hingga 78,96%, yang merupakan peningkatan signifikan dibandingkan metode waterflooding yang hanya mencapai 45,5%. Mekanisme utama keberhasilan ini adalah penurunan tegangan antarmuka (IFT) dan perubahan wettability batuan dari oil-wet menjadi water-wet, serta peningkatan viskositas fluida injeksi yang memperbaiki efisiensi penyapuan. Kontribusi utama dari penelitian ini terletak pada optimasi konsentrasi surfaktan dan polimer yang memberikan peningkatan faktor pemulihan yang signifikan, serta penggunaan simulasi reservoir untuk memprediksi performa injeksi kimia pada lapangan yang belum pernah melakukan tertiary recovery sebelumnya. Penelitian ini dapat menjadi referensi penting dalam penerapan injeksi surfaktan-polimer di lapangan serupa untuk meningkatkan produksi minyak secara efektif.
No other version available