Text
Strategi Pemasaran Nenas di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Desa Kualu Nenas merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Tambang dengan sebagian penduduknya bermata pencaharian sebagai petani nenas. Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) Karakteristik dan Profil Petani dan Pedagang Nenas; (2) Lembaga, Saluran, Biaya, Margin, Keuntungan, Farmer’s Share dan Efesiensi Pemasaran; (3) Strategi Pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode survey, yang mengambil lokasi di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan yaitu mulai dari bulan November 2024 sampai Mei 2025. Pengambilan responden pada petani dan pedagang pengumpul menggunakan metode purposive sampling, yang meliputi petani sebanyak 30 orang, pedagang pengumpul 5 orang, sedangkan pada pedagang pengecer menggunakan metode sensus dimana jumlah pedagang pengecer sebanyak 10 orang. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Karakteristik petani dan pedagang nenas rata-rata berusia produktif, Rata-rata umur petani adalah 46,6 tahun, rata-rata lama pendidikan petani 10,8 tahun, rata-rata pengalaman berusaha tani petani 14,87 tahun dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani 4,56 orang. Sedangkan pedagang pengumpul memiliki rata-rata umur 30,8 tahun, rata-rata lama pendidikan 12,8, rata-rata pengalaman berusaha 3,8 tahun dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga 3,8 orang. Dan pedagang pengecer memiliki rata-rata umur 37,9 tahun, rata-rata lama pendidikan 12,4, rata-rata pengalaman berusaha 6,2 tahun dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga 4,7 orang. Profil usaha menunjukkan bahwa luas lahan nenas rata-rata 1,4 ha, modal usaha dengan rata-rata Rp. 63,166.00 dan rata-rata jumlah tenaga kerja 1,4 orang (2) Lembaga pemasaran yang terlibat yaitu pedagang pengumpul dan pedagang pengecer, membentuk 2 saluran yaitu saluran I (petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer,konsumen) dan saluran II (petani, pedagang pengecer, konsumen). Biaya pemasaran pada saluran I yaitu Rp.1.681/kg dan pada saluran II yaitu Rp.1.255/kg. Margin pemasaran pada saluran I yaitu Rp.5.000/kg dan pada salutan II yaitu Rp.7.000/kg. Keuntungan pemasaran pada saluran I yaitu Rp. 3.319/kg dan pada saluran pemasaran II yaitu Rp.5.745/kg. Efesiensi pemasaran menunjukkan pada saluran II yaitu (Ep = 8,36%) lebih efesien dibandingkan saluran I yaitu (Ep = 12,93%). Dan Farmer’s share pada saluran I yaitu 61,53% sedangkan pada saluran II yaitu 53,33% (3) Perencanaan alternatif strategi berdasarkan SWOT terdapat delapan. Analisis matriks QSPM dengan nilai total daya tarik 6,29 terdapat pada strategi ke 7.
No other version available