Text
ANALISIS LABELING MASYARAKAT PADA MAHASISWI YANG MENGUNJUNGI KLUB MALAM SEBAGAI KONTROL SOSIAL (STUDI PADA X, Y, DAN Z DI PEKANBARU)
Fenomena mahasiswi yang mengunjungi klub malam sering dipandang negatif oleh masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan norma dan citra ideal seorang mahasiswa. Pandangan tersebut melahirkan stigma dan pelabelan yang melekat pada mahasiswi, sehingga memengaruhi identitas serta posisi sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswi mengunjungi klub malam, bentuk stigma dan labeling yang muncul, serta dampaknya terhadap kondisi psikologis dan sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswi (X, Y, dan Z) sebagai informan utama, serta ketua pemuda, tokoh agama, dan masyarakat sekitar sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswi mengunjungi klub malam dipengaruhi rasa penasaran, pengaruh teman sebaya, kebutuhan hiburan, serta pelarian dari tekanan akademik maupun masalah keluarga. Perilaku ini memunculkan label dalam terhadap mahasiswi yang merupakan mekanisme kontrol oleh masyarakat agar perilaku mahasiswi berubah menjadi lebih baik. Analisis menggunakan teori labeling menunjukkan bahwa label tersebut muncul sebagai reaksi sosial, sedangkan teori kontrol sosial menjelaskan bahwa pelabelan berfungsi sebagai bentuk kontrol eksternal yang berusaha mengarahkan perilaku mereka agar kembali sesuai dengan norma masyarakat. Dampaknya terlihat pada munculnya rasa malu, minder, dan kemudian terjadinya berubahan perilaku. Kesimpulannya, mahasiswi yang mengunjungi klub malam tidak hanya dipandang sebagai pelaku perilaku menyimpang, tetapi sebagai perilaku yang perlu diperbaiki sehingga muncul label sebagai mekanisme kontrol sosial dalam masyarakat.
No other version available