Text
Strategi Pendayagunaan Dana Zakat Melalui Program Santripreneure Pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak
Penelitian ini menganalisis strategi pendayagunaan dana zakat melalui program santripreneure oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak. Program ini bertujuan memberdayakan santri menjadi wirausaha mandiri. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan serta mustahik penerima program. Strategi yang diterapkan mencakup empat fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Perencanaan melibatkan koordinasi dengan pemerintah dan seleksi peserta berdasarkan potensi usaha. Pengorganisasian pembagian tugas antarbidang dan standar operasional. Pengarahan dilakukan dengan pembagian tugas jelas dan pelaporan kegiatan. Pengawasan dilakukan melalui evaluasi berkala untuk meminimalisir masalah dan mengoptimalkan pemanfaatan dana. Program santripreneure memberikan pelatihan, pendampingan, dan modal usaha kepada alumni santri yang memenuhi syarat. Kolaborasi BAZNAS dengan pemerintah daerah dan patisipasi aktif mustahik menjadi faktor kunci keberhasilan. Meskipun program ini meningatkan kualitas usaha dan akses modal, tantangan pendaftaran masih ada. Disarankan peningkatan akses pendaftaran, pelatihan berkelanjutan, evaluasi, promosi, dan pengawasan untuk optimalisasi program.
No other version available