Text
HUBUNGAN KEBERFUNGSIAN KELUARGA TERHADAP KEMATANGAN EMOSI PADA SISWA SMKN1 PASIR PENYU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya kematangan emosi pada remaja, khususnya siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang ditandai dengan perilaku impulsif, kurangnya kontrol diri dan kesulitan mengelola emosi akibat disfungsi keluarga seperti kurangnya komunikasi, perhatian, dan dukungan orang tua. Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kematangan emosi individu melalui fungsi komunikasi, dukungan emosional, dan pola asuh yang efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kematangan emosi pada siswa SMKN 1 Pasir Penyu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 1.404 siswa dan sampel penelitian sebanyak 312 siswa yang diambil menggunakan teknik aksidental random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket/kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu person product moment dengan bantuan IBM SPSS Ver. 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara keberfungsian keluarga dengan kematangan emosi pada siswa SMKN 1 Pasir Penyu dengan nilai korelasi r = 0,612 dan p = 0,000 (p < 0,05). Artinya semakin tinggi keberfungsian keluarga , semakin tinggi kematangan emosi pada siswa. Penelitian ini menunjukkan pentingnya keberfungsian keluarga dalam meningkatkan kematangan emosi pada siswa.
No other version available