Text
ANALISIS KEMAMANAN FASILITAS JARINGAN (wi-fi) TERHADAP SERANGAN MAN-IN-THE-MIDDLE ATTACK (packet sniffing) PADA PROTOKOL FTP DAN SFTP
Keamanan jaringan Wi-Fi sering menjadi sasaran serangan Man-in-the-Middle (MITM), salah satunya melalui teknik packet sniffing yang memungkinkan penyadapan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kerentanan dua protokol transfer file, yaitu FTP (File Transfer Protocol) dan SFTP (SSH File Transfer Protocol), terhadap serangan MITM. Metode penelitian menggunakan simulasi serangan di lingkungan Kali Linux dengan bantuan alat Wireshark, Bettercap, dan Hydra. Beberapa skenario diuji, termasuk packet sniffing, ARP spoofing, session hijacking, probing, dan brute force. Hasil pengujian menunjukkan bahwa FTP sangat lemah karena data, termasuk kredensial, ditransmisikan dalam bentuk plaintext sehingga mudah diambil penyerang. Sebaliknya, SFTP yang menggunakan enkripsi SSH mampu menjaga kerahasiaan data meskipun paket komunikasi berhasil direkam. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan SFTP lebih direkomendasikan daripada FTP. Penerapan protokol terenkripsi, ditambah dengan konfigurasi jaringan yang tepat serta penggunaan firewall atau VPN, dapat meningkatkan keamanan jaringan Wi-Fi dari ancaman MITM.
No other version available