Text
Design sumur Horizontal pada Low Quality Reservoir di lapangan C Menggunakan Drilling Simulator.
Dalam meningkatkan kebutuhan produktivitas minyak, diperlukan langkah dan perencanaan yang tepat dalam mencapai kebutuhan tersebut dengan cara penambahan sumur. Lapangan C merupakan salah satu lapangan yang perlu ditingkatkan produktivitas hidrokarbonnya dimana kondisi reservoir lapangan C memiliki karakteristik kualitas reservoir rendah sehingga salah satu cara yang akan di gunakan untuk meningkatkan produksi adalah penambahan sumur. Sumur yang akan ditambah pada lapangan C adalah sumur horizontal X. Dalam pembuatan design sumur horizontal X diperlukan parameter pendukung yang kuat seperti paramter trajectory, design casing, dan design bottom hole asemmbly (BHA) yang tepat sehingga terciptanya design yang akurat sebagai acuan keberhasilan pemboran. Hasil dari simulasi yang didapatkan untuk perencanaan pengeboran horizontal secara merinci berupa desain trajectory yang optimal yang direncanakan menggunakan profil Build Section yang dihitung dengan metode Minimum Curvature, dimulai dari Kick-Off Point (KOP) pada 100 ft MD untuk mengejar azimut dan Bulid and Hold Section yang kedua untuk membangun sudut lateral section setelah itu dibangun dengan DLS sebesar 3,46°/100 ft untuk mencapai section horizontal pada kedalaman 3788 ft TVD. Untuk menjamin integritas sumur, desain casing didasarkan pada analisis beban burst, collapse, tension, dan stres triaksial, menghasilkan konfigurasi 18-5/8" Surface Casing, 13-3/8" Intermediate Casing, 9-5/8" Production Casing, dan 5” Production Liner. Pencapaian lintasan ini didukung dengan hasil dari desain BHA yang optimal, melalui analisis grafik torque untuk memastikan gesekan rendah, grafik effective tension untuk menjamin transfer WOB yang efisien, dan analisis buckling untuk menentukan batas operasional yang aman. Kombinasi grafik menghasilkan BHA yang stabil dan mampu mencapai target pemboran dengan risiko kegagalan yang minimal.
No other version available