Text
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII BINSUS (BIMBINGAN KHUSUS) B SMP MUHAMMADIYAH 2 PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk melihat untuk melihat bagaimana hasil belajar matematika siswa kelas VIII Binsus (Bimbingan Khusus) B SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru menggunakan model pembelajaran kooperatif MURDER. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa yang terlihat dari hasil ulangan harian di kelas VIII Binsus B yang hanya 45% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Ketuntasan Maksimum 80. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) melalui dua siklus, yang masing-masing siklusnya terdiri dari empat tahapan yakni : Tahap Perencanaan (Planning), Tahap Tindakan (Acting), Tahap Pengamatan (Observing), dan Tahap Refleksi (Reflecting). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif MURDER dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa yang dillihat dari meningkatnya rata-rata nilai hasil belajar siswa dan persentase ketuntasan klasikal dari skor dasar ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar sebelum diberi tindakan pada skor dasar hanya mencapai nilai rata-rata 71% dengan ketuntasan klasikalnya 45%. Rata-rata hasil belajar setelah diberi tindakan pada siklus I untuk ulangan harian I mengalami peningkatan di atas skor dasar yaitu nilai rata-ratanya mencapai 74% dengan ketuntasan klasiklanya 68%. Pada siklus II ulangan harian II rata-rata hasil belajar siswa setelah diberi tindakan juga mengalami peningkatan yang lebih tinggi dari ulangan harian I pada siklus I yaitu nilai rata-ratanya mencapai 81% dengan ketuntasan klasiklanya 77%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif MURDER efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah 2 Pekanbaru.
No other version available