Text
STUDI KOMPARATIF CAPACITANCE RESISTANCE MODEL DAN MACHINE LEARNING UNTUK ANALISIS SENSITIVITAS KINERJA INJEKSI POLIMER
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja injeksi polimer pada Lapangan Volve dengan memvalidasi hasil simulasi full-physics tNavigator menggunakan dua pendekatan berbasis data, yaitu Capacitance Resistance Model (CRM) dan algoritma machine learningRandom Forest dan XGBoost. Validasi ini diperlukan untuk mengatasi ketidakpastian parameter aliran dan memastikan bahwa respons produksi simulasi sesuai dengan dinamika injeksi–produksi berbasis data. Model simulasi dibangun menggunakan data historis selama 20 tahun, terdiri dari lima tahun injeksi polimer 1000–3000 ppmdan 15 tahun chase water. Hasil simulasi menunjukkan bahwa injeksi polimer meningkatkan recovery factor dari 21,12% menjadi 21,30% pada skenario terbaik, meskipun peningkatannya relatif kecil. CRM melalui konfigurasi CRM-P dan CRM-IP mampu merekonstruksi laju produksi dan menghitung interwell connectivity dengan baik (R² = 0,94; MAPE < 10%). Validasi machine learning memperkuat temuan tersebut, dengan Random Forest mencapai R² = 0,92 (MAPE < 1%) dan XGBoost mencapai R² = 0,99 (MAPE < 1%). Secara keseluruhan, CRM dan machine learning terbukti efektif sebagai jalur validasi independen untuk meningkatkan keandalan hasil simulasi dan mendukung evaluasi injeksi polimer di lapangan nyata.
No other version available