Text
Analisis Kemampuan Siswa Tahun Pertama Dalam Menulis Teks Deskriptif di SMAS Yapim Pinang Awan, Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara
ABSTRAK Ela Azriani (2025), “Analisis Kemampuan Siswa Kelas X dalam Teks Deskriptif SMAS YAPIM PINANG AWAN Kabupaten Labuhan Batu Selatan”. Tesis. Pekanbaru: Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Riau, Pembimbing: Johari Afrizal, S.Pd., M.Ed. Kata Kunci: Teks Deskriptif, Menulis dan Analisis Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis siswa dalam teks deskriptif yang dibuat oleh siswa kelas X SMA S YAPIM PINANG AWAN Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Kemampuan menulis teks deskriptif merupakan salah satu persyaratan bagi siswa. Teks deskriptif adalah salah satu genre yang wajib dikuasai oleh siswa SMA di Indonesia. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang memiliki satu variabel. Peneliti mengambil 20 siswa sebagai sampel untuk melakukan penelitian ini. Peneliti menganalisis data dengan cara tes tertulis yang dilakukan dengan mengerjakan lembar kertas yang telah disediakan. Peneliti mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis teks deskriptif menggunakan persentase kemampuan siswa berdasarkan instrumen yang tersedia dalam menulis teks deskriptif (Isi, Organisasi, Tata Bahasa, Kosakata, dan Mekanika). Berdasarkan hasil yang diperoleh, terdapat 1547 siswa dengan nilai rata-rata 77,3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kategori baik terdapat 5 siswa (25%), dalam kategori cukup baik terdapat 10 siswa (50%), dan dalam kategori cukup baik terdapat 5 siswa (25%). Dari aspek isi, terdapat satu siswa yang mendapat nilai sangat baik dari kedua penilai, kemudian siswa dengan nilai baik. Terdapat 5 siswa dari penilai pertama, dan penilai kedua memberikan nilai baik kepada 3 siswa, kemudian dengan nilai cukup baik, kedua penilai memberikan nilai baik kepada 11 siswa, dalam penilaian cukup baik, penilai pertama memberikan nilai baik kepada 3 siswa, penilai kedua memberikan nilai baik kepada 4 siswa, dan terakhir dalam kategori penilaian buruk, penilai pertama tidak memberikan nilai buruk kepada siswa mana pun tetapi penilai kedua memberikan nilai buruk kepada 1 siswa. Dari hasil penilaian ini terdapat beberapa siswa yang dikategorikan baik.
No other version available