Text
Kemampuan Numerasi Siswa Kelas IV SD Negeri 18 Pangkalan Pisang Kabupaten Siak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kemampuan numerasi siswa Kelas IV di SD Negeri 18 Pangkalan Pisang. Metode penelitian menggunakan pendekatan triangulasi data melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis nilai tes kemampuan numerasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya tantangan yang signifikan dalam penguasaan konsep numerasi, khususnya yang berkaitan dengan distribusi bertingkat, serta implikasinya terhadap kemampuan siswa dalam menafsirkan dan menerapkan hasil numerasi dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hasil observasi menunjukkan dominasi metode konvensional dalam pembelajaran matematika, kurangnya interaksi aktif siswa, serta pemanfaatan fasilitas pendukung yang belum optimal. Wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa sekitar 60% siswa masih belum cukup memahami konsep distribusi bertingkat, mengalami kesulitan dalam menafsirkan hasil data pembagian, serta menghadapi kendala daya ingat. Hal ini konsisten dengan wawancara siswa, di mana siswa kategori rendah (misalnya, Alfarizi Febrian) mengakui bahwa mereka belum memahami distribusi bertingkat dan kesulitan menafsirkan soal cerita. Sementara itu, siswa kategori sedang (Gladis Susanti) masih bingung dengan bilangan yang banyak dan soal cerita yang panjang. Siswa kategori tinggi (Miwan Samsurizal) menunjukkan pemahaman yang baik namun kadang-kadang masih mengalami kesulitan dengan soal cerita yang lebih kompleks. Rekapitulasi nilai tes mengonfirmasi bahwa mayoritas siswa (56,25%) memperoleh nilai di bawah 70. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan triangulasi data secara mendalam, yang memberikan validitas dan gambaran holistik mengenai kompleksitas permasalahan numerasi siswa. Implikasi penelitian ini menekankan urgensi peningkatan lebih lanjut terhadap strategi pembelajaran yang interaktif dan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa secara komprehensif.
No other version available