Text
INTEGRASI CAPACITANCE RESISTANCE MODEL HIBRIDA DAN MACHINE LEARNING: ALUR KERJA BERBASIS DATA UNTUK OPTIMALISASI KINERJA INJEKSI AIR DAN MANAJEMEN RESERVOIR
Penelitian ini bertujuan mengurangi ketidakpastian kinerja waterflood melalui pendekatan alur kinerja berbasis data yang menggabungkan Capacitance Resistance Model (CRM) dengan Machine Learning. Penggunaan dua variasi CRM yaitu CRM-P (Producer-based) dan CRM-IP (Injector-Producer-based) dalam mengevaluasi konektivitas antar sumur dan time constant pada tiga model reservoir yaitu homogen, heterogen dan lapangan asli (Volve Field). Model dievaluasi menggunakan statistid R2 dan MAPE, serta dibandingkan dengan hasil algoritma Random Forest dan eXtreme Gradient Boosting (XGBoost). Pada hasil menunjukkan bahwa CRM-IP memberikan hasil yang lebih realistis dibandingkan CRM-P, terutama dalam waktu respon. XGBoost secara unggul memberikan akurasi prediksi dengan R2=0,76-0,98 dan MAPE=0,5-10%. Visualisasi tiga dimensi (3D) pada konektivitas antar sumur dan analisa streamline memperkuat pemahaman terkait aliran fluida dan efisiensi penyapuan. Hal ini juga menunjukkan bahwa integrasi CRM dan Machine Learning dapat digunakan untuk mengambil keputusan dalam optimasi Enhanced Oil Recovery melalui hasil analisa hasil R2 dan MAPE yang menggambarkan sweep eficiency dan kondisi kemampuan reservoir untuk menerima injeksi lebih lanjut.
No other version available