Text
KAPASITAS UNIT PELAKSANA TEKNIS PELABUHAN PERIKANAN PROVINSI RIAU DALAM MENDUKUNG PRODUKTIVITAS NELAYAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN DUMAI
Kapasitas kelembagaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Perikanan Dumai masih menghadapi tantangan dalam mendukung produktivitas nelayan, terutama akibat keterbatasan sumber daya manusia, koordinasi antar bidang, dan pelayanan publik yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas UPT Pelabuhan Perikanan Dumai dalam mendukung produktivitas nelayan, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Kerangka analisis menggunakan teori capacity development Morgan dengan lima indikator, yaitu capacity to act, capacity to generate development results, capacity to relate, capacity to adapt and self-renew, dan capacity to achieve coherence. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator capacity to act, UPT masih kekurangan jumlah SDM dan kompetensi teknis, pada capacity to generate development results, sebagian target program tercapai, tetapi sistem evaluasi belum berjalan optimal, pada capacity to relate, UPT telah membangun jaringan dengan koperasi dan pelaku usaha, meski partisipasi publik belum merata, pada capacity to adapt and selfrenew, inovasi layanan digital mulai dilakukan, namun adaptasi terhadap dinamika eksternal masih terbatas, pada capacity to achieve coherence, visi lembaga telah diinternalisasi, namun integrasi lintas bidang belum sepenuhnya efektif. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga ahli, lemahnya koordinasi internal, serta partisipasi publik yang belum menyeluruh. Saran penelitian adalah memperkuat pengembangan SDM, meningkatkan koordinasi lintas bida
No other version available