Text
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DENGAN MAHASISWA PERANTAUAN DI KOTA PEKANBARU DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA
Komunikasi interpersonal antara orang tua dengan anak sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak di perantauan termasuk kenakalan remaja maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal antara orang tua dan mahasiswa perantauan di Kota Pekanbaru dalam mencegah kenakalan remaja. Latar belakang penelitian ini terdiri dari fenomena mahasiswa yang merantau dan mengalami perubahan dalam berkomunikasi dengan orang tua, yang dapat berdampak pada perilaku remaja, termasuk kecenderungan terhadap kenakalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan lima mahasiswa perantauan dan lima orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang terjalin secara aktif dan positif antara orang tua dan anak, meskipun terpisah jarak, mampu memberikan pengawasan tidak langsung, dukungan emosional, serta pembentukan nilai dan norma yang menjadi pengaruh kuat dalam mencegah perilaku menyimpang pada remaja. Komunikasi yang dilakukan secara konsisten melalui media digital seperti telepon, pesan instan, dan video call berperan penting dalam menjaga hubungan emosional dan pengawasan moral. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran komunikasi interpersonal orang tua dengan mahasiswa perantauan sangat penting dalam membentuk perilaku remaja yang positif dan mencegah kenakalan diperantauan.
No other version available