ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE HEMATIT Fe2O3 TERHADAP PENINGKATAN DENSITAS LUMPUR PEMBORAN
Bookmark Share

Text

ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ADDITIVE HEMATIT Fe2O3 TERHADAP PENINGKATAN DENSITAS LUMPUR PEMBORAN

LEO EDUARDO PANJAITAN - Personal Name; Novrianti - Personal Name;

Pemboran merupakan kegiatan dalam mencari hidrokarbon baik berupa gas, dan minyak. Lumpur pemboran merupakan faktor yang sangat penting dalam operasi pemboran. Dalam lumpur pemboran sifat fisik seperti densitas memiliki peran penting karena mempengaruhi kemampuan lumpur untuk mengendalikan tekanan formasi bawah permukaan. Dengan densitas yang tepat, bertujuan untuk menghasilkan tekanan hidrostatik yang cukup untuk menyeimbangkan atau sedikit melebihi tekanan formasi, untuk mencegah terjadinya semburan liar (kick) atau bahkan blowout. Dalam mengontrol tekanan formasi diperlukan penentuan densitas dan pemilihan additive yang akan digunakan pada lumpur pemboran. Beberapa tipe additive yang umum digunakan untuk meningkatkan densitas barite, galena, calcium carbonate, larutan garam dan oksida besi (hematit Fe2O3. Penelitian tugas akhir ini berfokus meneliti potensi hematit sebagai additive dalam meningkatkan densitas lumpur dikarenakan potensi pasir besi di Indonesia yang berlimpah. Hematit didapatkan hasil sintesis pasir besi kec. Sungai beremas, kabupaten pasaman barat, sumatera barat menggunakan metode kalsinasi. Hasil pengujian menunjukkan terdapat 80.5 % Fe pada senyawa pasir besi dan senyawa hematit Fe2O3 81.5 % dapat mempengaruhi kenaikan densitas yang optimum dengan konsentrasi 20 gram, 40 gram, 60 gram, 80 gram, 100 gram, 130 gram, 150 gram, 160 gram dengan nilai densitas 9.2 ppg, 9.5 ppg, 9.8 ppg 10.1 ppg 10.3 ppg 10.6 ppg 10.9 ppg 11.2 ppg. Sedangkan pada additive barite dengan konsentrasi 20 gram, 40 gram, 60 gram, 80 gram, 100 gram, 130 gram, 150 gram, 160 gram dengan nilai densitas 8.9 ppg, 9.1 ppg, 9.4 ppg 9.7 ppg 10.1 ppg 10.4 ppg 10.6 ppg 10.9 ppg Begitu pula dengan pengujian rheology lumpur pemboran lumpur barite menghasilkan nilai rheology lumpur pemboran yang lebih kecil sehingga lebih stabil sebagai additive, sedangkan pada hematit Fe2O3 menghasilkan nilai rheology lebih tinggi dengan konsentrasi yang sama.


Availability
#
Teknik Perminyakan (FAKULTAS TEKNIK) Perminyakan 551.41 Leo a
ETD4064II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Perminyakan 551.41 Leo a
Language
Indonesia
NPM
213210134
Publisher
Teknik Perminyakan : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
kick
Additive
Lumpur Pemboran
Densitas
Hematit Fe2O3
kill mud weight
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?