Text
ANALISA PERBANDINGAN DIAMETER PULLEY TERHADAP WAKTU PRODUKSI PADA MESIN VIRGIN COCONUT OIL
Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak kelapa murni yang dihasilkan dari kelapa segar tanpa proses pemurnian kimia maupun pemanasan tinggi, sehingga memiliki kualitas dan nilai fungsional yang tinggi. Metode sentrifugasi menjadi salah satu metode yang efektif dalam proses produksi VCO karena mampu mempercepat pemisahan minyak dari santan serta menjaga mutu produk. Kinerja mesin sentrifugasi dipengaruhi oleh sistem transmisi, khususnya variasi diameter pulley yang menentukan kecepatan putaran poros dan waktu produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi diameter pulley terhadap waktu produksi dan kapasitas produksi pada mesin Virgin Coconut Oil. Variasi diameter pulley yang digunakan yaitu perbandingan 3:4 inch, 4:4 inch, 5:4 inch, dan 6:4 inch. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan mengamati kecepatan putaran poros (RPM), waktu proses, serta jumlah VCO yang dihasilkan dari santan kelapa menggunakan mesin sentrifugasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan diameter pulley penggerak menyebabkan peningkatan kecepatan putaran poros. Putaran poros yang lebih tinggi mempercepat proses pemisahan santan menjadi VCO, khususnya pada waktu proses 20 dan 30 menit. Pada waktu proses 40 menit, hasil produksi VCO pada seluruh variasi pulley relatif sama, yang menunjukkan bahwa proses sentrifugasi telah mencapai kondisi optimum. Kapasitas produksi tertinggi diperoleh pada variasi pulley 6:4 inch dengan waktu proses 20 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi diameter pulley berpengaruh signifikan terhadap waktu produksi dan kapasitas produksi VCO. Namun, pada waktu proses yang lebih lama pengaruh tersebut menjadi tidak signifikan. Variasi pulley 6:4 inch merupakan konfigurasi yang paling optimal dalam meningkatkan efisiensi produksi pada mesin Virgin Coconut Oil.
No other version available