Text
Ketidakadilan Gender Terhadap Tokoh Perempuan Dalam Novel Luka Perempuan Asap Karya Nafi'ah Al-Ma'rab
Kualitas sumber daya perempuan merupakan isu strategis yang berperan penting dalam pembentukan kehidupan sosial dan generasi masa depan. Namun, hingga saat ini perempuan masih menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan akibat kuatnya konstruksi budaya patriarki dan relasi gender yang timpang. Sastra menjadi medium penting untuk merepresentasikan realitas tersebut sekaligus sebagai sarana kritik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab melalui perspektif kritik sastra feminisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan kepustakaan. Data berupa kata, kalimat, dan paragraf yang merepresentasikan ketidakadilan gender dikumpulkan melalui teknik pembacaan intensif dan dianalisis berdasarkan kerangka ketidakadilan gender Yulianeta (2021), yang meliputi marginalisasi, dominasi, subordinasi, dan represi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 data ketidakadilan gender yang dialami tokoh perempuan, dengan subordinasi sebagai bentuk yang paling dominan, diikuti oleh dominasi, represi, dan marginalisasi. Tokoh Mun sebagai tokoh utama mengalami ketidakadilan gender paling intens, baik dalam ranah keluarga, pendidikan, maupun sosial. Temuan ini menegaskan bahwa keempat bentuk ketidakadilan gender tersebut saling berkaitan dan membentuk satu sistem penindasan struktural terhadap perempuan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis keterkaitan antarbentuk ketidakadilan gender sebagai satu kesatuan ideologis dalam narasi novel. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian sastra feminisme Indonesia serta meningkatkan kesadaran kritis terhadap isu ketidakadilan gender melalui pembacaan karya sastra.
No other version available