Text
Strategi penurunan leadtime melalui penerapan total quality management pada rumah sakit di pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penurunan Lead Time melalui penerapan Total Quality Management (TQM) pada rumah sakit di Pekanbaru. Lead Time yang panjang dalam pelayanan kesehatan dapat menurunkan kepuasan pasien, menambah beban operasional, serta berdampak negatif terhadap reputasi rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan pada empat elemen utama TQM, yaitu Continuous Improvement, Work Standardization, Quality Circle, dan Error Proofing, dalam upaya meningkatkan efisiensi proses pelayanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden dari lima rumah sakit di Pekanbaru yang telah terakreditasi, dengan kriteria responden yang terdiri dari tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga variabel, yaitu Continuous Improvement, Work Standardization, dan Quality Circle, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penurunan Lead Time. Sementara itu, Error Proofing tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Model penelitian ini memiliki nilai Adjusted R² sebesar 0,698 yang menunjukkan bahwa 69,8% variasi dalam Lead Time dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan prinsip-prinsip TQM secara tepat dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan rumah sakit.
No other version available