Text
COMBAT OF ILLEGAL CIGARETTES DISTRIBUTION BY THE CRIMINAL RESEARCH UNIT OF THE MERANTI ISLANDS POLICE
Kepolisian Negara Republik Indonesia memiliki tugas pokok dan fungsi yang sangat esensial tidak terlepas dari konsep adanya upaya negara untuk mencegah atau menghadapi kemungkinan timbulnya gangguan yang dapat mempengaruhi keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat dalam negara. Tingginya angka peredaran rokok ilegal di Kepulauan Meranti menambah deretan kasus yang harus di tangani oleh pihak-pihak terkait, baik dari pihak Dirjen Bea dan Cukai maupun Kepolisian Republik Indonesia. Adanya penyebaran rokok ilegal yang terjadi dikarenakan adanya persaingan yang ketat antar pelaku usaha menimbulkan kecenderungan bagi mereka untuk menghalalkan segala cara demi memenangkan persaingan tersebut, untuk memperoleh keuntungan besar dengan cara melanggar prosedur yang berlaku guna menghindari pajak atau cukai. Dalam mencegah masuknya rokok ilegal melalui perarian Kepulauan Meranti, Polres Kepulauan Meranti yang merupakan aparat penegak hukum serta memiliki wewenang baik pencegahan maupun Tindakan terhadap terjadinya peredaran rokok ilegal. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, Pertama : Apa saja faktor penyebab terjadinya peredaran rokok ilegal di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Kedua : Bagaimana upaya satreskrim dalam penanggulangan peredaran rokok ilegal di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian hukum sosiologis atau hukum empiris (Observational Research) dengan cara survei yaitu peneliti langsung turun kelapangan untuk mendapatkan informasi dan sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis yaitu peneliti memberikan gambaran serta menganalisis dari pertanyaan yang lengkap, detail dan jelas dalam penelitian ini dan penelitian ini peneliti menggunakan sampel dengan data utamanya adalah data primer dan data sekunder. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode penarikan kesimpulan induktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang peneliti temukan, Pertama : Terhadap faktor terjadinya peredaran rokok ilegal di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti yaitu faktor ekonomi, Di mana pelaku terpaksa bekerja sebagai kurir untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan melakukan penyeludupan rokok ilegal maka harga yang lebih murah dibandingkan rokok legal. Hal ini dikarenakan rokok ilegal tidak dikenakan pajak atau cukai yang signifikan, sehingga biaya produksinya lebih rendah. Serta faktor lain yaitu Kepulauan Meranti merupakan daerah yang strategis untuk dijadikan sebagai pintu masuk penyeludupkan Rokok Ilegal dari wilayah Free Trade Zone (FTZ). Kedua : Terhadap upaya penanggulangan peredaran rokok ilegal yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Kepulauan Meranti melakukan tiga upaya yaitu; upaya Pre-Emtif dengan melakukan penyuluhan, upaya Preventif dengan melakukan patroli dan upaya Represif dengan melakukan penindakan berupa penangkapan terhadap pelaku.
No other version available