Text
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN KECERDASAN EMOSINAL PADA REMAJA DI KELURAHAN SIMPANG BARU
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DEMOKRATIS DENGAN KECERDASAN EMOSINAL PADA REMAJA DI KELURAHAN SIMPANG BARU MAISAROH 218110076 FAKULTS PSIKOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU ABSTRAK Masa remaja adalah waktu yang krusial bagi individu, ditandai dengan perubahan emosional yang signifikan, baik dalam beradaptasi dengan lingkugan keluarga, Masyarakat, dan juga emosinya. Salah satu yang memegang peran penting pada keberhasilan remaja ialah kecerdasan emosional, namun peningkatan tingkat kenakalan remaja tinggi menunjukkan perkembangan kecerdasan emosional remaja masih jauh dari optimal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional remaja adalah pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh demokratis dengan kecerdasan emosional pada remaja di Kelurahan Simpang Baru. Populasi pada penelitian ini adalah remaja usia 15-19 tahun di Kelurahan Simpang Baru sebnayak 975 orang dengan sampel sebanyak 284 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Instrument yang digunakan meliputi skala pola asuh demokratis berdasarkan teori Baumrind (1996) dengan 21 item, serta skalakecerdasan emosional berdasarkan teori Salovey dan Mayer (1990) dengan 31 item. Teknik analisis data mengunakan uji Korelasi spearman (Spearman’s Rho) dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menujukan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pola asuh demokratis dengan kecerdasan emsoional dengan nilai koefiesin korelasi (r) = -0,638 dengan nilai signifikan 0,000
No other version available