Text
Pola Komunikasi Penindakan Imigran Di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru
Penelitian ini membahas tentang pola komunikasi yang terjadi dalam proses Penindakan Imigran di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru. Proses penindakan ini mencakup tahapan dari mulai Imigran dibawa masuk ke Rudenim Pekanbaru sampai proses pendeportasean. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses Penindakan Imigran di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru dan menganalisis pola komunikasi yang diterapkan dalam proses penindakan Imigran di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Kepala Subseksi RAP dan Kepala Subseksi PERKES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi di Rudenim Pekanbaru berjalan dengan baik. Seluruh tahapan komunikasi penindakan Imigran di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru menggunakan dua pola komunikasi yaitu pola komunikasi lingkaran dan pola komunikasi rantai. Komunikasi dilakukan secara vertikal dari atas ke bawah (downward communication), vertikal dari bawah ke atas (upward communication) dan horizontal (setiap seksi di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru). Kesimpulan dari penelitian ini adalah proses penindakan imigran di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru berjalan melalui pola komunikasi yang terstruktur dan efektif. Komunikasi menjadi elemen penting yang menghubungkan berbagai pihak dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam tahapan penindakan terhadap Imigran dari awal kedatangan hingga proses pendeportasian. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya pola komunikasi yang efektif dalam menjalankan tugas penindakan Imigran di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru.
No other version available