Text
KINERJA KEUANGAN DAN KEPUASAN ANGGOTA KOPERASI SAWIT (KOPSA) USAHA MANUNGGAL DESA SERESAM KECAMATAN SEBERIDA KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU
ABSTRAK Aris Triyono (234221002) Kinerja Keuangan dan Kepuasan Anggota Koperasi Sawit (Kopsa) Usaha Manunggal Desa Seresam Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. Hj. Sri Indrastuti S, M.M. dan Prof. Dr. H. Ujang Paman, M.Sc. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik anggota, pengurus, karyawan, kinerja keuangan, kepuasan anggota dan upaya meningkatkan kinerja keuangan dan kepuasan anggota Koperasi Sawit (Kopsa) Usaha Manunggal Desa Seresam Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Penelitian menggunakan metode survey yang dilaksanakan di Koperasi Sawit Usaha Manunggal Desa Seresam Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan mulai bulan Desember 2024 sampai dengan Mei 2025. Pengambilan sampel dilakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling) yaitu terhadap 41 orang anggota KOPSA. Model analisis yang digunakan dalam mengukur kinerja keuangan adalah Rasio Likuditas, Rasio Solvabilitas dan Rasio Profitabilitas. Sedangkan untuk menganalisis kepuasan anggota menggunakan model Importance Performance Analysis (IPA)dan Costumer Statisfaction Index (CSI). Hasil penelitian pada KOPSA Usaha Manunggal menunjukkan bahwa rata-rata umur anggota 52,07 tahun, rata-rata umur pengurus 41 tahun dan rata-rata umur karyawan 38 tahun. Rata-rata pendidikan anggota 9,36 tahun, pengurus 12 tahun dan karyawan 12,47 tahun. Jenis kelamin anggota didominasi oleh laki-laki (80,49%) dan pengurus terdiri dari 3 orang seluruhnya adalah laki-laki serta karyawan terdiri dari 19 orang laki-laki (59,38%) dan Perempuan sebanyak 13 orang (40,62%). Koperasi ini berdiri pada 2 Juni 2000 dan bermitra dengan PT. Meganusa Intisawit. Analisis kinerja keuangan KOPSA Usaha Manunggal dari tahun 2020-2024 menunjukkan kemampuan yang baik dalam membayar kewajiban jangka pendek. Rata-rata current ratio adalah 108,11, quick ratio 104,00, dan cash ratio 0,20. Ini mengindikasikan kemampuan koperasi membayar utang jangka pendek dengan aset lancar. Namun, rasio solvabilitas menunjukkan sebagian besar aset dibiayai utang (Total Asset To Debt Ratio 80,61%), Dept to Equity Ratio 415,96% ini mengindikasikan bahwa untuk setiap satu rupiah modal yang dimiliki oleh anggota (ekuitas), koperasi memiliki lebih dari empat rupiah utang. Dari segi rentabilitas, koperasi mampu menghasilkan laba bersih 1,13% dari aset (ROA) dan 8,47% dari modal sendiri (ROE) Net Profit Margin 10,09%. Hasil Indeks Performance Analysis (IPA) mengidentifikasi beberapa atribut dengan prioritas rendah yang perlu diperbaiki, yaitu penampilan pengurus, kelengkapan fasilitas, kemudahan akses informasi, ketepatan waktu pembayaran hasil penjualan, kejujuran pengurus, dan biaya sosial (misalnya biaya rumah sakit). Meskipun demikian, nilai Customer Satisfaction Index (CSI) mencapai 80,78%, menunjukkan bahwa anggota memiliki tingkat kepuasan yang Puas terhadap kinerja keuangan Koperasi Sawit (KOPSA) Usaha Manunggal. Upaya peningkatan kinerja keuangan dan kepuasan anggota dapat dilakukan dengan mengurangi jumlah piutang tidak tertagih, penghematan dalam pengalokasian biaya, meningkatkan kualitas produk yang dijual (Tandan Buah Segar-TBS) Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Kepuasan Anggota, Koperasi Sawit.
No other version available