Text
PENGARUH ARAH SERAT TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT SERAT BUAH KELAPA SAWIT BERMATRIKS POLIMER POLYESTER
Semakin tingginya penggunakan material komposit terutama untuk industri kendaraan roda dua, perlu kajian mendalam tentang arah serat. Dimana arah serat dapat menentukan terjadinya kerusakan awal pada material komposit. Penelitian ini bertujuan untuk membuat papan komposit berbahan serat buah kelapa sawit bermatriks polimer polyester. Pada penelitian ini, papan komposit terdiri dari 3 jenis, yaitu sampel 1 (discontinuos arah 0°), sampel 2 (discontinuos arah 90°), dan sampel 3 (serat arah random). Hasil uji bending dan impact tertinggi pada spesimen 1 dengan arah serat 0° yaitu 63,93 MPa dan 0,519 Joule/mm2, sedangkan hasil uji bending dan impact terendah pada spesimen 3 dengan arah serat random yaitu 58,63 MPa dan 0,382 Joule/mm2. Spesimen dengan arah serat yang mendatar nilai kekuatan semakin tinggi. Ketika serat disusun dengan arah 90° dan arah random kekuatan mekanik lebih rendah, karena beban sebagian besar ditanggung oleh matriks material yang umumnya lebih lemah daripada serat. Hasil foto makro arah sudut 0° menunjukkan mekanisme ikatan serat buah kelapa sawit dengan matriks resin polyester cukup baik, dapat terlihat serat yang tercabut keluar (fiber pull out). Hal ini menandakan bahwa ikatan antara serat dan matrik melemah apabila beban yang diberikan terus bertambah. Pada saat matrik mengalami kegagalan, serat masih dapat menanggung beban, sehingga proses terjadinya patahan tidak berlangsung secara bersamaan. Jika serat komposit semakin getas berserabut dan beban terdistribusi sampai ke serat sehingga yang menyebabkan serat tertarik keluar, sehingga akan menghasilkan ketangguhan dan kekuatan bending yang tinggi. Kata Kunci : Arah Serat, Serat Buah Kelapa Sawit, Resin Polyester, Kekuatan Mekanik
No other version available