Text
PENERAPAN TQM DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA LEAD TIME DI RUMAH SAKIT DI PEKANBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik Benchmarking, Training and Development, Data-Driven Decision Making, dan Employee Engagement terhadap efisiensi waktu pelayanan (Lead Time) di rumah sakit. Keempat variabel tersebut mewakili faktor internal organisasi yang berperan dalam peningkatan kinerja operasional layanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 100 responden dari lima rumah sakit di Provinsi Riau. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Benchmarking dan Employee Engagement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Lead Time, sementara Training and Development serta Data-Driven Decision Making tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Benchmarking terbukti mendorong adopsi praktik terbaik untuk mempercepat pelayanan, sedangkan keterlibatan karyawan meningkatkan efisiensi proses secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi internal yang menekankan pembelajaran organisasi dan partisipasi karyawan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi pelayanan di rumah sakit. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis dalam manajemen rumah sakit untuk mendorong perbaikan berkelanjutan berbasis efisiensi operasional.
No other version available