Text
STUDI EKSPERIMEN SISTEM PENDINGIN RADIATOR MENGGUNAKAN VARIASI ETHELENE GLYCOL + H2O TERHADAP EFISIENSI MESIN BENSIN
Penelitian ini berjudul “Studi Eksperimen Sistem Pendingin Radiator Menggunakan Variasi Ethylene Glycol + H?O terhadap Efisiensi Mesin Bensin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi campuran Ethylene Glycol (EG) dan air terhadap efektivitas radiator, efisiensi termal sistem pendinginan, serta konsumsi daya pompa pada mesin bensin. Variasi konsentrasi EG yang digunakan meliputi 0%, 20%, 33%, dan 50% dengan kondisi putaran mesin konstan sebesar 2500 rpm serta massa fluida pendingin 10 kg, 15 kg, dan 20 kg. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan mengukur parameter suhu masuk keluar radiator, kecepatan aliran udara, serta konsumsi bahan bakar untuk menentukan efektivitas perpindahan panas dan efisiensi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Ethylene Glycol berpengaruh signifikan terhadap peningkatan efektivitas radiator dan efisiensi termal sistem pendinginan. Efektivitas radiator meningkat dari 13,4% pada EG 0% menjadi 24,2% pada EG 50%, sedangkan efisiensi termal meningkat dari 19,2% menjadi 39,6% tergantung massa fluida. Namun, peningkatan viskositas akibat tingginya kandungan EG juga menyebabkan kenaikan daya pompa dari 4,09 W menjadi 28,05 W. Secara keseluruhan, campuran Ethylene Glycol 33%–50% memberikan performa termal terbaik, meskipun peningkatan konsumsi daya pompa perlu diperhatikan. Konsentrasi 30–40% EG direkomendasikan sebagai kompromi optimal antara efektivitas perpindahan panas dan efisiensi energi sistem pendingin.
No other version available