Text
Analisis Isi Berita: Komunikasi Kebijakan Pemerintah tentang Isu Stunting di Indonesia 2004 hingga 2024
Stunting adalah masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, termasuk gangguan pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan produktivitas. Di Indonesia, stunting tetap menjadi isu nasional yang strategis karena prevalensinya yang tinggi dan fakta bahwa penurunannya belum mencapai target yang ideal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media siber nasional menyusun dan membingkai isu stunting sebagai agenda kebijakan publik pemerintah Indonesia selama periode 2004–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis konten berdasarkan teori Agenda Setting. Data dikumpulkan melalui berita daring yang mengandung kata kunci ‘stunting’ dan ‘kebijakan pemerintah’, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 15 Plus untuk mengidentifikasi intensitas liputan berita, tema dominan, dan aktor utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media daring memainkan peran penting dalam membentuk persepsi publik terhadap stunting dengan menyoroti agenda pemerintah dan keberhasilan program penanggulangan stunting. Namun, pola komunikasi kebijakan masih bersifat top-down dengan dominasi narasi pemerintah, sementara partisipasi masyarakat dan konteks sosio-budaya kurang mendapat perhatian. Berita cenderung memperkuat legitimasi kebijakan daripada menyajikan kritik atau perspektif alternatif. Temuan ini membuktikan relevansi Teori Penetapan Agenda dalam menjelaskan hubungan antara media dan pembentukan agenda kebijakan publik di Indonesia. Studi ini merekomendasikan perlunya strategi komunikasi kebijakan yang lebih seimbang dan kontekstual, dengan mengintegrasikan etika komunikasi Islam seperti tabligh (menyampaikan kebenaran) dan amanah (kejujuran informasi) sehingga pesan publik menjadi lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.
No other version available