Text
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL AYAH DENGAN ANAK PEREMPUAN TERHADAP KEMANDIRAN ANAK REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal ayah dengan anak perempuan terhadap kemandirian anak remaja di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru. Komunikasi interpersonal dalam keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kepercayaan diri, kemampuan pengambilan keputusan, serta kemandirian emosional dan sosial remaja. Namun, fokus penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti peran ibu atau komunikasi keluarga secara umum, sehingga kajian mengenai peran spesifik ayah masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMP di beberapa sekolah di Kota Pekanbaru, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode tertentu sesuai perhitungan statistik. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang mengukur variabel komunikasi interpersonal ayah (berdasarkan dimensi conversation orientation dan conformity orientation) serta variabel kemandirian remaja yang meliputi aspek emosional, sosial, dan pengambilan keputusan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji pengaruh antara variabel X dan variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal ayah dengan anak perempuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian anak remaja di SMP. Semakin tinggi kualitas komunikasi interpersonal yang ditandai dengan keterbukaan, dukungan emosional, dan interaksi yang intens, maka semakin tinggi pula tingkat kemandirian remaja perempuan dalam mengelola emosi, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian komunikasi keluarga, khususnya terkait peran ayah dalam pembentukan kemandirian remaja perempuan. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi orang tua dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas komunikasi keluarga guna mendukung perkembangan psikososial remaja secara optimal.
No other version available