Text
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ROLE PLAY TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IX DI SMP 4 SIAK HULU
Penelitian ini menyelidiki pengaruh penggunaan metode bermain peran terhadap kemampuan berbicara siswa kelas sembilan di SMP 4 Siak Hulu. Menyadari bahwa banyak siswa menghadapi tantangan dalam berbicara bahasa Inggris karena kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, dan takut membuat kesalahan, penelitian ini menerapkan bermain peran sebagai strategi pengajaran interaktif yang bertujuan untuk meningkatkan komunikasi lisan siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental kuantitatif yang melibatkan pre-test dan post-test untuk kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok eksperimen menerima instruksi berbicara melalui aktivitas bermain peran, sedangkan kelompok kontrol diajarkan menggunakan metode tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kinerja berbicara kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisis statistik menggunakan uji t sampel independen menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelas eksperimen (72,5) lebih tinggi daripada kelas kontrol (66,5), dengan perbedaan nilai sebesar 3,0 poin. Temuan ini mendukung hipotesis bahwa metode bermain peran memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan berbicara siswa. Bermain peran terbukti meningkatkan pengucapan, intonasi, kelancaran, dan ketepatan, sekaligus mengurangi kecemasan siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam kegiatan kelas
No other version available