Text
ANALISIS RANTAI PASOK NANAS DI DESA KUALU NANAS KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik anggota rantai pasok nanas, menganalisis kondisi rantai pasok menggunakan kerangka Food Supply Chain Network (FSCN), serta menganalisis kinerja rantai pasok nanas di Desa Kualu Nenas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengambilan responden secara sensus untuk petani 30 orang, purposive untuk pedagang pengumpul 5 orang, pedagang pengecer dan konsumen masing-masing 5 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik petani dan pedagang nanas adalah rata-rata berusia produktif: petani 47 tahun, pedagang pengumpul 42 tahun, dan pengecer 45 tahun. Tingkat pendidikan petani rata-rata 9 tahun, pedagang pengumpul 11 tahun, dan pengecer 10 tahun. Rata-rata jumlah tanggungan keluarga adalah 4 jiwa untuk petani, 3 jiwa untuk pedagang pengumpul, dan 4 jiwa untuk pengecer. Pengalaman berusahatani petani dan pedagang pengumpul rata-rata 8 tahun, sedangkan pengecer 11 tahun. Berdasarkan analisis FSCN, sistem pemasaran nanas di Desa Kualu Nenas belum modern, terlihat dari tidak adanya pemilihan mitra yang jelas, kesepakatan kontraktual, dan integrasi proses bisnis. Pengukuran kinerja menunjukkan efisiensi pemasaran nanas di saluran I (11,67%), saluran II (8,92%), saluran III (10,57%), dan saluran IV (13,88%). Saluran I, III, dan IV menunjukkan efisiensi yang baik, dan saluran IV merupakan yang paling efisien. Farmer’s Share (FS) pada saluran I dan IV mencapai 100%, saluran II 46,15%, dan saluran III 50%, yang menunjukkan efisiensi karena FS > 40%.
No other version available