ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KEBIJAKAN KRIMINAL TERHADAP EKSPLOITASI TENAGAKERJA MIGRAN NON PROSEDURAL DI INDONESIA
Bookmark Share

Text

KEBIJAKAN KRIMINAL TERHADAP EKSPLOITASI TENAGAKERJA MIGRAN NON PROSEDURAL DI INDONESIA

AISYAH NUR ROMADAN - Personal Name; Heni Susanti - Personal Name;

Setiap manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa memiliki hak asasi manusia (HAM) sejak lahir yang wajib dijamin oleh negara, termasuk hak untuk bekerja dan memperoleh perlakuan yang adil. Latar Belakang kesetaraan HAM yang diakui secara universal akan tetapi dalam perkembangan globalisasi yang membuka mobilitas tenaga kerja ke luar negeri juga menghadirkan berbagai kerentanan baru, khususnya bagi pekerja migran Indonesia yang sering mengalami eksploitasi, kerja paksa, perdagangan orang, serta berbagai pelanggaran HAM lainnya. Meskipun pemerintah telah mengatur perlindungan pekerja migran melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dalam praktiknya masih terdapat celah hukum yang menyebabkan pekerja migran non-prosedural belum memperoleh perlindungan yang optimal. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini merumuskan dua permasalahan utama, yaitu 1. bagaimana eksistensi pelaksanaan kebijakan kriminal terhadap eksploitasi tenaga kerja migran non-prosedural di Indonesia saat ini serta 2.bagaimana upaya penal dan non-penal di masa yang akan datang dalam pelaksanaan kebijakan kriminal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perlindungan HAM telah dijamin secara konstitusional. Berbagai kasus eksploitasi pekerja migran di negara tujuan, seperti di Malaysia, Spanyol, hingga penipuan kerja berbasis daring, menunjukkan lemahnya penegakan hukum serta mekanisme perlindungan bagi pekerja migran. Celah normatif dalam Undang-Undang serta lemahnya penegakan hukum dan respons negara menyebabkan para pekerja migran menjadi korban kerja paksa, perdagangan orang, dan pelanggaran HAM berat. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebijakan kriminal yang ada masih bersifat reaktif dan belum menyentuh aspek perlindungan preventif secara komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan formulasi kebijakan kriminal yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada perlindungan korban.


Availability
#
Ilmu Hukum (Pascasarjana) Location name is not set
ETD4452II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
241021026
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Ham
Pekerja Migran,
Eksploitasi,
Other Information
Petugas
BUDI SANTOSO
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?