ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pelaksanaan Sanksi Adat Perkawinan Sesuku Di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar
Bookmark Share

Text

Pelaksanaan Sanksi Adat Perkawinan Sesuku Di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar

AMELIA AISYAH - Personal Name; .ZULKARNAINI UMAR, - Personal Name;

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sanksi adat terhadap nikah sesuku di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar dan untuk mengidentifikasi faktor penyebab dilarangnya nikah sesuku di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar. Jenis Penelitian ini termasuk dalam golongan penelitian sosiologis atau hukum Observasi (observational research) yaitu merupakan teknik pengumpulan data, dimana peneliti melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan. Metode penarikan sampel yang digunakan ialah metode purposive sampling, sampel penelitian berjumlah 7 orang. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan sanksi adat terhadap nikah sesuku di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampar:a. Pelaksanaan sanksi adat terhadap pelaku perkawinan sesuku di Desa Sawah Baru dilakukan melalui musyawarah antara tokoh-tokoh penting desa, seperti Ninik Mamak, Alim Ulama, dan Pemerintah Desa (adat tali berpilin tiga). b. Proses musyawarah melibatkan pemanggilan pihak terkait, perembukan untuk memutuskan kebenaran perkawinan sesuku, dan penjatuhan hukuman oleh Pucuk Adat. c. Sanksi adat yang diberikan berupa denda satu ekor kerbau (bakandang kobau) dan pengusiran dari kampung (dibuang kabukuik nan tido buayu ka lugha nan tido buangin). Denda kerbau bertujuan untuk memperbaiki kesalahan dan memulihkan nama baik suku yang tercoreng. Faktor Penyebab Dilarangnya Nikah Sesuku di Desa Sawah Baru Kecamatan Kampa: a. Hubungan Darah: Masyarakat meyakini adanya ikatan darah dalam suatu persukuan, sehingga perkawinan sesuku dianggap tidak pantas. b. Keturunan yang Kurang Berkualitas: Terdapat kepercayaan bahwa perkawinan sesuku dapat menghasilkan keturunan yang kurang berkualitas. c. Pergaulan yang Sempit: Perkawinan sesuku dianggap mempersempit pergaulan dan mengurangi hubungan sosial antar suku.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Hukum 004.019 ame p
ETD4459II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 004.019 ame p
Language
Indonesia
NPM
221010159
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Pernikahan
Sanksi Adat,
Sesuku
Other Information
Petugas
BUDI SANTOSO
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?