ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Implikasi Penghapusan Ambang Batas (Presidential Threshold) Terhadap Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden
Bookmark Share

Text

Implikasi Penghapusan Ambang Batas (Presidential Threshold) Terhadap Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden

ANANDA KHALIQ MANURUNG - Personal Name; SUPARTO, - Personal Name;

Dalam sistem demokrasi konstitusional Indonesia, pemilihan umum adalah cara utama untuk melaksanakan kedaulatan rakyat. Ketentuan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengenai ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden, juga dikenal sebagai ambang batas presiden, merupakan salah satu masalah yang terus diperdebatkan selama penyelenggaraan pemilihan presiden. Dianggap bahwa ketentuan ini membatasi hak partai politik untuk berpartisipasi dalam pemilu serta mempersulit pilihan rakyat untuk memilih pemimpin nasional. Melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XXII/2024, ketentuan ambang presiden tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat karena bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak penghapusan ambang presiden terhadap pencalonan presiden dan wakil presiden serta prosedur pencalonan setelah keputusan Mahkamah Konstitusi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan presidential threshold secara yuridis memulihkan kesetaraan hak seluruh partai politik peserta pemilu dalam mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden sesuai dengan Pasal 6A ayat (2) UUD NRI Tahun 1945. Namun demikian, penghapusan ketentuan tersebut juga berpotensi menimbulkan tantangan baru, terutama terkait fragmentasi politik dan dominasi koalisi besar dalam proses pencalonan. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan lanjutan yang mampu mencegah dominasi politik tertentu tanpa menghidupkan kembali pembatasan pencalonan yang bertentangan dengan prinsip kedaulatan rakyat.


Availability
#
Ilmu Hukum (Fakultas Hukum) Location name is not set
ETD4461II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
-
Language
Indonesia
NPM
221010610
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
Pemilihan Umum
Ambang Batas Presiden
Mahkamah Konstitusi,
Other Information
Petugas
BUDI SANTOSO
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?