Text
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Buku Kumpulan Cerita Anak Ibu Ingin Bertemu Raja
Pembentukan karakter anak adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan karena menjadi dasar bagi perkembangan kepribadian dan moral generasi muda. Salah satu media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini adalah melalui sastra anak, khususnya cerita anak yang memuat pesan moral dan perilaku positif. Data penelitian berupa kutipan, kalimat, dan dialog tokoh yang menggambarkan 18 nilai pendidikan karakter dalam dua puluh cerita anak yang terdapat dalam buku. Hasil penelitian menunjukkan dari 18 nilai pendidikan karakter ditemukan 17 nilai dalam kumpulan cerita tersebut, dengan tingkat kemunculan yang berbeda-beda. Nilai yang paling dominan adalah kerja keras, tampak pada kutipan “Ayah dulu juga begitu. Tapi kalau selalu berlatih, kita akan terbiasa dan nggak malu lagi, Ayah memberi semangat dan mengajarkan aku bagaimana cara berlatih. (Ayis Osman, 2025:32)”, nilai pendidikan karakter yang ditunjukkan adalah kerja keras. Kalimat tersebut menunjukkan bahwa Ayah menanamkan nilai pentingnya berusaha dan tidak mudah menyerah kepada anaknya. sedangkan nilai demokratis dan semangat kebangsaan merupakan nilai yang paling sedikit muncul. Penelitian ini menunjukkan bahwa buku Ibu Ingin Bertemu Raja menonjolkan pentingnya sikap pantang menyerah, tanggung jawab, religius, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Analisis dilakukan dengan cara membaca secara mendalam, menandai bagian-bagian teks yang mengandung nilai karakter, dan mengklasifikasikannya berdasarkan 18 nilai pendidikan karakter yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas, 2010), untuk memperkuat analisis penelitian ini juga mengacu pada teori pendidikan karakter Thomas Lickona yang menekankan tiga aspek utama pembentukan karakter, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Secara keseluruhan, buku kumpulan cerita anak Ibu Ingin Bertemu Raja tidak hanya berfungsi sebagai bacaan yang menghibur, tetapi juga memiliki peran penting sebagai media pendidikan karakter bagi anak-anak. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, orang tua, dan peneliti dalam memanfaatkan karya sastra anak sebagai sarana penanaman nilai-nilai karakter.
No other version available