Text
Analisis Parameter Yang Mempengaruhi Keberhasilan Kinerja Gravel Pack dan Wire Wrapped Screen Untuk Mengatasi Masalah Kepasiran Pada Lapangan Y
Masalah kepasiran (sand production) merupakan tantangan operasional yang signifikan di industri minyak dan gas, termasuk pada Lapangan Y, yang dapat berdampak pada penurunan kinerja dan laju produksi sumur. Penelitian ini menganalisis dan membandingkan efektivitas metode pengendalian pasir Gravel Pack (GP) dan Wire Wrapped Screen (WWS) serta mengidentifikasi parameter parameter desain yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan kinerja keduanya. Penelitian bersifat studi lapangan (field research) dengan memanfaatkan data primer dari sumur di Lapangan Y. Analisis dilakukan melalui simulasi Integrated Production Modelling (IPM) menggunakan perangkat lunak PROSPER, yang mencakup desain sand control, analisis kinerja produksi sumur melalui perpotongan kurva Inflow Performance Relationship (IPR) dan Vertical Lift Performance (VLP), serta uji sensitivitas terhadap parameter kunci. Parameter yang diuji untuk GP meliputi gravel permeability, gravel length, wellbore radius, dan reservoir thickness, sedangkan untuk WWS mencakup outside permeability, screen outer radius, wellbore radius, dan reservoir thickness. Penerapan kedua metode tersebut terbukti mampu meningkatkan produktivitas sumur. Gravel Pack memberikan performa yang lebih optimal melampaui Wire Wrapped Screen. Kinerja GP yang lebih unggul disebabkan kemampuannya yang lebih efektif dalam menyaring variasi ukuran butiran pasir dan menjaga konduktivitas aliran di sekitar zona produksi. Berdasarkan uji sensitivitas, parameter wellbore radius dan reservoir thickness merupakan parameter yang paling signifikan berpengaruh terhadap laju produksi sumur.
No other version available