Text
PERAN KOMITMEN MANAJEMEN PUNCAK, KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN, DAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR DALAM MENDORONG IMPLEMENTASI GREEN CAMPUS DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran komitmen manajemen puncak, keterlibatan pemangku kepentingan, serta ketersediaan infrastruktur dalam mendorong implementasi Green Campus pada perguruan tinggi di Indonesia. Konsep Green Campus mengacu pada penerapan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan lingkungan kampus, yang mencakup pengelolaan energi, air, limbah, transportasi, serta pengintegrasian nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kegiatan akademik maupun operasional institusi. Keberhasilan pelaksanaan program ini sangat dipengaruhi oleh sejumlah faktor organisasi, terutama dukungan dari pimpinan, partisipasi aktif para pemangku kepentingan, serta tersedianya fasilitas dan sarana yang menunjang keberlanjutan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebanyak 140 responden terlibat dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel yang terdapat dalam model penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa komitmen manajemen puncak, keterlibatan pemangku kepentingan, dan ketersediaan infrastruktur memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi Green Campus. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan konsep kampus berkelanjutan tidak terlepas dari dukungan kepemimpinan yang kuat, partisipasi aktif berbagai pihak, serta ketersediaan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian dalam bidang manajemen, sekaligus menjadi referensi bagi perguruan tinggi dalam merumuskan strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam mengimplementasikan program Green Campus.
No other version available