Text
PENGARUH JENIS SEMEN DAN DIFA SOIL STABILIZER DALAM STABILISASI TANAH LEMPUNG TERHADAP NILAI UCS
Tanah lempung memiliki sifat ekspansif yang artinya pada saat musim kemarau tanah lempung memiliki sifat kaku dan daya dukungnya tinggi tetapi pada saat musim penghujan, kadar air meningkat dan menjadi jenuh, tanah akan mengembang dan daya dukungnya menurun sehingga berbahaya bagi pondasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh jenis semen dan penambahan Difa Soil Stabilizer (DSS) terhadap nilai Unconfined Compressive Strength (UCS) untuk stabilisasi tanah lempung. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dalam hal ini adalah dengan melakukan pengujian laboratorium. Stabilisasi Tanah dilakukan dengan melakukan pencampuran tanah asli ditambah semen dan additif difa soil stabilizer. Bahan stabilisasi yang digunakan adalah Portland Pozzolan Cement (PPC) dan Ordinary Portland Cement (OPC) dangan kadar 8% dan 12% dari berat tanah kering dan tambahan DSS sebesar 2% dari berat semen. Pengujian laboratorium meliputi sifat fisik, pemadatan (Proctor Standar), serta UCS pada kondisi perendaman (soaked) dan tanpa perendaman (unsoaked) dengan umur perawatan 7 dan 14 hari. Hasil pengujian sampel soaked menunjukkan nilai UCS pada tanah dengan campuran PPC 8% + DSS 2% UCS mencapai 761,197 kN/m² , pada campuran PPC 12% + DSS 2% UCS meningkatkan hingga 1407,69 kN/m². Hasil pengujian sampel unsoaked menunjukkan nilai UCS pada tanah dengan campuran PPC 8% + DSS 2% UCS mencapai 3819,369 kN/m², pada campuran PPC 12% + DSS 2% UCS meningkatkan hingga 3992,7 kN/m². Berdasarkan data sekunder dari (Triyusman, 2024) pada campuran OPC 8% + DSS 2% UCS mancapai 3.229,73 kN/m²,pada campuran OPC 12% + DSS 2% UCS mancapai 2.813,69 kN/m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi PPC dan DSS mampu memberikan peningkatan kekuatan tanah lempung yang lebih signifikan dibandingkan penggunaan OPC. Meskipun nilai UCS pada kondisi perendaman mengalami penurunan dibandingkan dengan kondisi tanpa perendaman, tanah yang telah distabilisasi tetap memenuhi persyaratan teknis sebagai lapisan tanah dasar subgrade, subbase, bahkan base di kondisi unsoaked. Selain itu, peningkatan kadar semen serta penambahan waktu perawatan juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan nilai UCS.
No other version available