ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis Yuridis Terhadap Kasus Perceraian (Putusan Nomor : 296/Pdt.G/2024/PA.Sak)
Bookmark Share

Text

Analisis Yuridis Terhadap Kasus Perceraian (Putusan Nomor : 296/Pdt.G/2024/PA.Sak)

NOVIOLA CHANTIKA - Personal Name; FEBRINA ANDARINA - Personal Name;

Perceraian merupakan salah satu bentuk putusnya hubungan hukum antara suami dan istri yang hanya dapat dilakukan melalui pengadilan sebagaimana ditentukan dalam Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Fenomena perceraian terus meningkat setiap tahun, termasuk di Pengadilan Agama Siak Sri Indrapura. Putusan Nomor 296/Pdt.G/2024/PA.Sak menjadi salah satu contoh perkara perceraian yang menunjukkan adanya ketidakarmonisan dalam rumah tangga sehingga tujuan perkawinan tidak dapat lagi diwujudkan. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk melihat bagaimana penerapan hukum dilakukan oleh hakim dalam memutus perkara perceraian. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) apa faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya perceraian dalam Putusan Nomor 296/Pdt.G/2024/PA.Sak; dan (2) bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tersebut.Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, doktrin, dan analisis putusan pengadilan. Data primer diperoleh melalui salinan Putusan Nomor 296/Pdt.G/2024/PA.Sak, sedangkan data sekunder meliputi literatur hukum keluarga, Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta ketentuan hukum terkait perceraian lainnya. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menilai kesesuaian pertimbangan hakim dengan norma hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab perceraian dalam perkara ini adalah perselisihan dan pertengkaran yang berlangsung terus-menerus, kurangnya tanggung jawab suami terhadap nafkah lahir, serta hilangnya keharmonisan rumah tangga yang menyebabkan para pihak berpisah tempat tinggal dalam waktu cukup lama. Hakim mempertimbangkan dalil penggugat berdasarkan Pasal 19 huruf (f) PP No. 9 Tahun 1975 dan Pasal 116 KHI sebagai alasan sah perceraian. Dalam aspek hadhanah, hakim menetapkan anak yang belum mumayyiz berada di bawah pengasuhan ibu sesuai Pasal 105 huruf (a) KHI, dengan kewajiban ayah tetap memberikan nafkah sesuai kemampuannya.


Availability
#
Ilmu Hukum (FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM RIAU) Hukum 306.81 Nov a
ETD4551II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 306.81 Nov a
Language
Indonesia
NPM
211010360
Publisher
Ilmu Hukum : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
perceraian
Pertimbangan Hakim
Cerai Gugat
Hukum Keluarga Islam
Hadhanah.
Other Information
Petugas
Ayu Agustina
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?