Text
POLA KOMUNIKASI SMP NEGERI 3 SINGINGI HILIR DALAM MENGATASI PERILAKU KENAKALAN REMAJA
Studi mengkaji bagaimana SMP Negeri 3 Singingi Hilir mengomunikasikan pencegahan kenakalan remaja memalui penerapan pola komunikasi. Metode digunakan merupakan metode analisis deskriptif kualitatif. Delapan orang berbagi pengetahuan mereka dalam studi ini. Pengumpulan data dilakukan dengan berbicara kepada orang lain, mengamati kejadian, dan melihat catatan. Studi ini juga menggunakan ide-ide dari penelitian etnografi untuk memahami gaya komunikasi di SMP Negeri 3 Singingi Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pola komunikasi antara guru dan siswa dalam proses untuk berinteraksi disekolah bahwa terdapat tiga penerapan pola komunikasi yang terjadi yaitu pola komunikasi lingkaran dan pola komunikasi rantai serta pola komunikasi sirkuler yang mendominasi pada kedua kegiatan mengatasi kenakalan remaja siswa. Dari masing-masing pola komunikasi ini dapat terjadi sesuai kebutuhan sekolah, dimana pola komunikasi sirkuler terjadi disetiap proses komunikasi antara guru/pihak luar dengan siswa saat sosialisasi/penyuluhan, dan kegiatan bimbingan konseling sedangkan pola komunikasi lingkaran terjadi dalam konservasi & konferensi kasus siswa, begitu pula dengan pola komunikasi rantai terjadi saat proses bimbingan clasicall kelas. Oleh karena itu, terdapat terdapat faktor yang mempengaruhi yaitu tata bahasa, cara penyampaian dan pemicu/penyebab. Dan pola komunikasi yang terjalin disekolah ini berbeda sebagai upaya dalam mengatasi perilaku kenakalan remaja di SMP Negeri 3 Singingi Hilir.
No other version available