Text
Analisis Pasir Kuarsa Lubuk Bendahara Dengan Coating Resin Epoxy Untuk Penggunaan Sebagai Proppant Berdasarkan Standar API RP19 C
Peningkatan produksi minyak dan gas dari reservoir dengan permeabilitas rendah memerlukan teknik hydraulic fracturing yang efektif, dimana proppant memegang peranan krusial dalam menjaga konduktivitas rekahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan pasir kuarsa Lubuk Bendahara, Rokan Hulu, sebagai proppant melalui evaluasi karakteristik fisik dan mekanik berdasarkan standar API RP 19C. Pengujian dilakukan terhadap tiga sampel: pasir alami (NS), pasir berlapis resin 8 ml (L8), dan pasir berlapis resin 18 ml (L18). Parameter yang diuji meliputi roundness, sphericity, bulk density, turbidity, acid solubility, dan crush resistance. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pasir alami tidak memenuhi standar dengan nilai roundness 0,39, acid solubility 28%, dan crush resistance 47,34% pada tekanan 2000 psi. Pelapisan resin terbukti meningkatkan karakteristik pasir secara signifikan. Sampel L8 menunjukkan perbaikan parsial dengan roundness 0,48 dan acid solubility 6%, namun belum memenuhi seluruh persyaratan standar. Sampel L18 menunjukkan performa terbaik dengan roundness 0,61, sphericity 0,79, bulk density 0,73 g/cm³, acid solubility 2%, turbidity 59 NTU, dan crush resistance yang memenuhi standar hingga tekanan 6000 psi. Pelapisan resin epoksi dengan konsentrasi 18 ml efektif meningkatkan roundness, sphericity, bulk density, turbidity, acid solubility, dan crush resistance. Penelitian ini membuktikan bahwa pasir kuarsa Lubuk Bendahara yang dimodifikasi dengan pelapisan resin epoksi layak digunakan sebagai proppant alternatif untuk operasi hydraulic fracturing pada reservoir dengan tekanan penutupan hingga 6000 psi.
No other version available