Text
Hambatan Komunikasi dalam Adaptasi pada Mahasiswa Asing di Universitas Islam Riau
Fenomena meningkatnya jumlah pelajar internasional di Indonesia, termasuk di Universitas Islam Riau (UIR), memunculkan tantangan adaptasi, terutama terkait hambatan komunikasi yang dialami mahasiswa asing di lingkungan baru. Urgensi penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hambatan komunikasi yang dialami mahasiswa asal Kamboja selama menempuh pendidikan di UIR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah empat (4) mahasiswa asing asal Kamboja yang aktif kuliah di UIR dan mengalami kesulitan berinteraksi karena hambatan bahasa. Objek penelitian ini adalah praktik Hambatan Komunikasi Dalam Adaptasi pada Mahasiswa Asing di Universitas Islam Riau. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semiterstruktur, observasi non- partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama adalah perbedaan bahasa, di mana mahasiswa asing sulit memahami dosen karena kecepatan berbicara dan penggunaan bahasa Indonesia yang mendalam/akademik seperti mata kuliah Pancasila atau Pertanian. Hambatan ini juga mencakup kesulitan memahami logat dan bahasa daerah serta hambatan psikologis seperti rasa malu dan takut salah. Proses adaptasi mereka melalui tahap Awal seperti Culture Shock Komunikasi, Penyesuaian, dan menuju tahap Adaptasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa mahasiswa asing asal Kamboja menghadapi hambatan bahasa sebagai kendala utama dalam proses adaptasi komunikasi di UIR, yang memengaruhi interaksi akademik dan sosial mereka. Meskipun demikian, mereka berupaya aktif mengatasinya untuk mencapai penyesuaian diri.
No other version available