Text
PEMANFAATAN GRUP FACEBOOK PADA KOMUNITAS PENARI LINTAS PELALAWAN DALAM MENJALIN HUBUNGAN SOLIDARITAS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Komunitas Penari Lintas Pelalawan memanfaatkan grup Facebook dalam membangun dan memperkuat solidaritas antaranggota berdasarkan teori Groupthink. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada tiga asumsi utama teori Groupthink, yaitu kohesivitas kelompok, dinamika hubungan dalam proses pemecahan masalah, dan kompleksitas pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesivitas anggota komunitas ditandai dengan adanya semangat kebersamaan dalam berbagi informasi perjalanan seperti kondisi jalan, kemacetan, kecelakaan, dan jalur rawan. Grup Facebook berfungsi sebagai ruang koordinasi yang memungkinkan anggota berpartisipasi aktif dalam menyelesaikan permasalahan secara kolektif. Proses pemecahan masalah berlangsung cepat dan relatif minim konflik karena anggota cenderung menjaga kesatuan kelompok. Dinamika hubungan yang terbangun melalui sapaan, dukungan, dan interaksi rutin menciptakan suasana yang hangat dan suportif sehingga memperkuat rasa memiliki terhadap komunitas. Di sisi lain, proses pengambilan keputusan dalam grup menunjukkan adanya kompleksitas akibat perbedaan pengalaman, kepentingan, dan latar belakang anggota. Meskipun demikian, kohesivitas yang kuat membantu menjaga stabilitas dan keutuhan kelompok dalam setiap keputusan yang diambil. Secara keseluruhan, pemanfaatan grup Facebook oleh Komunitas Penari Lintas Pelalawan terbukti efektif sebagai media komunikasi, koordinasi, serta sarana mempererat solidaritas dan hubungan sosial antar anggota komunitas.
No other version available