Text
Strategi Komunikasi Orang Tua dalam Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi orang tua dalam mencegah pelecehan seksual pada anak sekolah dasar di Kecamatan Ujungbatu, Kab. Rokan Hulu, Riau. Kajian ini mengacu pada teori perencanaan komunikasi dari Charles R.Berger, yaitu menjelaskan bagaimana individu berinteraksi dengan tujuan tertentu dan bagaimana mereka merencanakan tindakan serta percakapan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, subjek penelitian adalah orang tua biologis anak yang sedang menempuh pendidikan sekolah dasar, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga dimensi utama dalam strategi komunikasi yang dilakukan oleh orang tua kepada anak yaitu, perencanaan komunikasi, pelaksanaan komunikasi, dan evaluasi komunikasi. Namun, juga ditemukan hambatan komunikasi, karena orang tua menganggap isu terkait pelecehan seksual masih tabu untuk dibicarakan, serta kurangnya peran ayah dalam memberikan pemahaman terkait pencegahan pelecehan seksual kepada anak. Kesimpulannya yaitu strategi komunikasi yang dilakukan oleh orang tua melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan dengan menentukan waktu serta momen penyampaian pesan kepada anak, pelaksanaan yaitu dengan melakukan komunikasi secara langsung dengan anak secara berulang dan menyesuaikan cara penyampaian serta informasi yang diberikan kepada anak, dan evaluasi komunikasi untuk mengetahui apakah komunikasi yang sudah dilakukan oleh orang tua dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh anak, melalui respon yang diberikan anak. Orang tua menyampaikan pesan terkait pelecehan seksual kepada anak dengan menyesuaikan dari usia anak, kondisi anak dan menyampaikan pesan secara berulang, agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh anak.
No other version available