ETD - UIR

Electronic Thesis and Dissertation

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
    Member Login Online Registration
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject NPM Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENERAPAN RESTORATIFE JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN HEWAN TERNAK DIWILAYAH HUKUM POLSEK TAPUNG
Bookmark Share

Text

PENERAPAN RESTORATIFE JUSTICE TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN HEWAN TERNAK DIWILAYAH HUKUM POLSEK TAPUNG

M.Lailul Labib Alfiani - Personal Name; M. Musa - Personal Name;

Pencurian hewan ternak merupakan salah satu tindak pidana yang sering terjadi di wilayah pedesaan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, termasuk di wilayah hukum Polsek Tapung. Penanganan perkara pencurian hewan ternak pada umumnya dilakukan melalui proses peradilan pidana formal. Namun, dalam praktiknya, pendekatan tersebut tidak selalu memberikan rasa keadilan yang seimbang bagi pelaku, korban, maupun masyarakat. Oleh karena itu, restorative justice hadir sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada pemulihan keadaan semula, penyelesaian konflik secara musyawarah, serta pemulihan hubungan sosial antara pelaku dan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan restorative justice terhadap tindak pidana pencurian hewan ternak di wilayah hukum Polsek Tapung, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis, melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice dalam kasus pencurian hewan ternak di wilayah hukum Polsek Tapung telah dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan korban, pelaku, dan masyarakat, khususnya dalam perkara dengan nilai kerugian tertentu dan adanya kesepakatan damai. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala, antara lain keterbatasan pemahaman masyarakat, perbedaan persepsi aparat penegak hukum, serta faktor hukum dan budaya. Dengan demikian, diperlukan peningkatan sosialisasi, pemahaman, dan koordinasi antar pihak terkait agar penerapan restorative justice dapat berjalan lebih optimal dan memberikan rasa keadilan yang berkeadilan restoratif.


Availability
#
Ilmu Hukum (Pascasarjana) Hukum 345 M la P
ETD4641II
Available but not for loan - ETD
Detail Information
Call Number
Hukum 345 M la P
Language
Indonesia
NPM
221021035
Publisher
Hukum Pidana : Universitas Islam Riau., 2026
Keyword(s)
RESTORATIFE JUSTICE
Other Information
Petugas
BUDI SANTOSO
Other version/related

No other version available

File Attachment
  • Please login to see this attachment
Comments

You must be logged in to post a comment

ETD - UIR
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?