Text
Hubungan Persepsi Implementasi Green Banking Terhadap Kepuasan Nasabah Bank di Pekanbaru
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara implementasi green banking yang meliputi digital banking, green loan, green services dan green infrastructure terhadap kepuasan nasabah. Green banking merupakan strategi perbankan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam operasional dan layanan perbankan, seperti penggunaan layanan digital (paperless), efisiensi energi, serta pembiayaan ramah lingkungan. Dalam penelitian ini, implementasi green banking dianalisis sebagai variabel independen yang mempengaruhi kepuasan nasabah sebagai variabel dependen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 170 responden yang merupakan nasabah bank di Pekanbaru. Teknik analisis data menggunakan metode Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji validitas, reliabilitas, serta hubungan antar variabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green banking memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik praktik green banking yang diterapkan oleh perbankan, maka semakin tinggi tingkat kepuasan nasabah. Implementasi layanan digital yang efisien, kebijakan ramah lingkungan, serta komitmen terhadap keberlanjutan terbukti mampu meningkatkan persepsi positif dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan perbankan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan praktik green banking yang konsisten dan berkelanjutan tidak hanya mendukung tujuan keberlanjutan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan nasabah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak perbankan dalam mengembangkan strategi bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan dan kepuasan pelanggan secara simultan.
No other version available